Pasar perawatan kulit pria nilainya memang masih kecil bila dibandingkan dengan pasar perawatan kulit perempuan. Pasar perempuan nilainya 30 kali lebih besar dibandingkan pria atau senilai US$ 107,6 miliar. Namun tidak dipungkiri, bila melihat pertumbuhannya, pasar produk-produk perawatan kulit pria tumbuh lebih tinggi dibandingkan perempuan. Pada tahun 2013, pasar pria tumbuh 9,4% jika dibandingkan dengan wanita yang hanya 4,8%.
Berdasarkan riset di bulan April oleh Euromonitor, Asia menyumbang US$ 2,1 miliar atau 64% dari total US$ 3,3 miliar yang dihabiskan secara global pada tahun 2013. Produk yang diserap antara lain krim perawatan kulit pria, lotion dan pemutih. China, termasuk Hong Kong, merupakan pasar terbesar di dunia dengan total nilai US$ 974,8 juta dan diperkirakan akan tetap tumbuh hingga US$ 1,2 miliar tahun ini. Selanjutnya disusul Korea Selatan di posisi kedua yang mengabiskan US$ 635 juta.
Korea Selatan menjadi negara yang paling antusias dalam hal perawatan kulit pria. Pria Korea Selatan mengabiskan US$ 25,3 per kapita untuk perawatan kulit di tahun 2013. Nilai tersebut lebih besar tiga kali dibandingkan negara Denmark. Pasar Korea Selatan semakin diminati produsen dengan melihat semakin banyaknya selebriti pria baik itu aktor maupun penyanyi Korea Selatan ditunjuk sebagai ambassador dari produk produk perawatan kulit.
Wakil Presiden L’Oreal untuk Asia Pasifik Alexis Perakis-Valat memiliki anggapan bahwa iklimlah yang menjadi faktor besar dari tren perawatan kulit di China dan Korea. Pasalnya dua negara tersebut memiliki 4 musim yakni cold, dry winters, hot, dan humid summers. Ia mengatakan bahwa ketika musim dingin di China, orang-orang senang menggunakan krim hydrating pada kulit mereka. Sama seperti wanita Asia kebanyakan, pria Asia juga kerap menggemari produk pemutih kulit untuk memutihkan serta mencerahkan kulit mereka.
Beberapa brand mengatakan bahwa mereka masih memiliki banyak pekerjaan rumah untuk membuat produk perawatan kulit pria ini terlihat tidak terlalu feminin terutama ketika di pasarkan di departemen store dan toko-toko kosmetik lainnya. Banyak yang berpikir bahwa merawat kesehatan serta kecantikan kulit bagi pria masih dianggap kebanci-bancian, tetapi nyatanya anggapan tersebut mulai memudar di generasi saat ini. Tidak jarang seorang pria rela meluangkan waktunya untuk membaca suatu blog kecantikan, memperhatikan wanita-wanita disekelilingnya dalam merawat kulit hingga mendengarkan demonstrasi suatu produk perawatan kulit dari teman prianya.
Dikutip dari http://online.wsj.com